Desa Sukajaya, 3 Oktober 2026 — Musibah kebakaran terjadi di Dusun Bangunjaya RT 18 RW 05, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, pada Sabtu dini hari, 3 Oktober 2026 sekitar pukul 02.30 WIB.
Kebakaran menimpa rumah milik Bapak Apeng, warga Dusun Bangunjaya. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, api diduga berasal dari sisa api pada tungku yang digunakan untuk memasak gula aren. Api kemudian membesar dan melahap sebagian besar bangunan rumah beserta barang-barang yang berada di dalamnya.
Kronologi Kejadian
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Api diduga berasal dari tungku tempat memasak gula aren yang masih menyisakan bara atau api. Dalam waktu singkat, api membesar dan menyebabkan bangunan rumah terbakar.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya membantu memadamkan api dan mencegah agar kebakaran tidak semakin meluas ke bangunan di sekitar lokasi.
Akibat kejadian tersebut, rumah mengalami kerusakan berat dan sebagian besar bangunan serta barang-barang di dalamnya hangus terbakar. Selain kerusakan bangunan dan harta benda, korban juga dilaporkan kehilangan uang tunai belasan juta rupiah yang turut terbakar dalam peristiwa tersebut.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, dalam musibah kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materi yang dialami keluarga korban cukup besar dan untuk sementara ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pemerintah Desa Sukajaya menyampaikan keprihatinan dan turut berduka atas musibah yang dialami keluarga Bapak Apeng. Pemerintah Desa juga akan melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran serta berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai penanganan dan bantuan yang diperlukan oleh korban.
Imbauan kepada Masyarakat
Atas kejadian ini, Pemerintah Desa Sukajaya mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat menggunakan tungku, kompor, maupun sumber api lainnya.
Masyarakat diharapkan selalu memastikan api dan bara benar-benar padam setelah kegiatan memasak atau pengolahan selesai, serta tidak meninggalkan sumber api dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.
Semoga keluarga Bapak Apeng diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini, serta dapat segera memperoleh bantuan dan dukungan untuk pemulihan pascakebakaran.